Sistem Pendingin

Dari PaloDozen

Sistem pendingin ternyata sangat penting pada suatu kluster. Dalam perhitungan ekstrim atas, jika komputer memerlukan daya X watt, maka akan ada disipasi panas sebesar X watt juga. Jika sistem pendingin tak mampu membuang panas tersebut, bisa dipastikan suhu prosesor akan naik. Pada prosesor modern, jika suhu menjadi tinggi maka otomatis prosesor akan melambat, untuk menurunkan daya. Dalam kasus terburuk, prosesor akan rusak.

Daftar isi

Pendingin ruangan

Panas dari komputer akan dibuang ke udara sekitar. Standar bagi ruang server, udara harus bersuhu 20 derajat Celcius. Untuk itu harus disiapkan adalah sistem air conditioning (AC), dengan spesifikasi khusus untuk ruang server yang hidup terus menerus (ini berbeda dengan AC untuk kamar kerja biasa !). Beberapa catatan penting:

  • Dengan mengambil ekstrim atas, maka kapasitas minimal AC adalah sebesar daya total seluruh komputer. Misalnya saja dengan 10 komputer biasa (rata-rata 150 watt), maka diperlukan AC 1,5 PK.
  • Jika memakai AC split, perhatikan ducting antara kompresor dengan dispenser. Berikan insulator yang cukup, jika tidak akan terjadi pengembunan ditengah jalan.
  • Letakkan dispenser sedemikian rupa sehingga terjadi aliran udara dingin ke lemari server, dan udara panas kembali ke dekat dispenser.
  • Sekat ruangan dengan baik, untuk meminimalkan rembesan panas dari luar.

Gambar: AC di ruang server, semasa pemeliharaan, masih pakai slang.

Aliran Udara Lemari

Ketika CPU dan GPU memanas, maka kalornya akan langsung dibuang ke udara sekitar. Udara panas ini harus segera dibuang keluar lemari, dan diganti udara dingin. Pada kluster besar, dengan casing komputer posisinya mendatar, konfigurasi paling afdol adalah hot column - cold column. Di sini, udara dingin berada di sisi belakang lemari server, dan ditiupkan secara horisontal ke arah depan lemari. Bila casing komputer posisinya tegak, maka udara dingin bisa langsung dialirkan secara vertikal, langsung mengalir melalui sisi bawah lemari server dan keluar dari atas lemari. Perhatikan bahwa karena secara alamiah udara panas akan naik, maka suhu lemari atas akan lebih panas.

Distribusi Suhu Dalam Lemari Kipas di atas lemari

Pendingin CPU

AC dan kipas lemari telah menjaga suhu dan sirkulasi udara. Selanjutnya kita harus meyakinkan agar panas dari CPU dapat ditransfer dengan baik ke udara sekitar. Pada umumnya, CPU telah dipaket dengan cooler yang memadai bagi penggunaan standar. Untuk prosesor intel i7 misalnya, sudah ada cooler berupa heatsink radial dengan kipas, yang menurut spesifikasi mampu membuang panas 130 TDP. Namun untuk high performance computing, ternyata cooler standar tersebut tidak cukup, dan perlu diganti dengan CPU-cooler yang lebih mantap, misalnya:

  • Noctua NH-U9B SE2.
  • Coolink Corator DS.

Jika CPU cooler bekerja bagus, akan terlihat bahwa seiring naiknya beban CPU, suhu CPU tidak naik terlalu tinggi, namun suhu udaralah yang naik signifikan.

Gambar:Dozen2010-Beban-vs-Suhu.png

Kasus

Dozen 2009 memiliki 10 komputer. Dalam keadaan diam, suhu minimal adalah 36 derajat, namun ada juga yang mencapai 50 derajat (komputer ini terletak di bagian atas lemari). Dalam keadaan sibuk, ada yang mencapai hingga 80 derajat, padahal menurut manual suhu kritis hanya 69 derajat.

Suhu Prosesor Pada Dozen 2009

Untuk itu sistem pendingin Dozen 2010 telah diperbaiki secara menyeluruh, yaitu:

  • Posisi AC dipindah ke belakang lemari, dan ductingnya diperbaiki.
  • Lemari diberi kipas agar terjadi aliran udara dari bawah ke atas.
  • Komputer dengan CPU intel i7 diberi CPU cooler yang memadai, dan GPU diletakkan sejauh mungkin dari CPU.
  • Komputer dengan CPU intel Xeon, tadinya 6 buah, disatukan menjadi 3 buah (sehingga total daya berkurang).

Hasilnya, dalam keadaan diam suhu maksimum prosesor turun hingga 38 derajat.

Suhu prosesor pada Dozen 2010

Sementara itu dalam keadaan sibuk, suhu hanya mencapai 46 derajat.

Suhu prosesor sibuk pada Dozen 2010

Bacaan


Kontributor: Mursito