Pengembangan Perakit Distro Linux Otomatis dan Pembuatan Distro Untuk Low-Cost PC

Dari PaloDozen

Judul PENGEMBANGAN PERAKIT DISTRO LINUX OTOMATIS DAN PEMBUATAN DISTRO LINUX UNTUK LOW-COST PC
Peneliti Utama Eko M. Budi
Peneliti Nugraha
Program Riset Insentif Ristek
Tahun 2007-2008
Status Selesai

Daftar isi

Abstrak

Dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kebijakan Strategi Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Jakstranas IPTEK) 2005-2009 memberi prioritas pada penyediaan jaringan komunikasi murah, low-cost PC, penggunaan perangkat lunak open source, serta peningkatan sumber daya manusia. Berkaitan dengan itu, penelitian ini menawarkan tiga pokok kegiatan berikut:

  • Pengembangan perakit distro Linux, yaitu program yang mampu secara otomatis membuat distro Linux (sistem operasi Linux dibundel bersama program-program open source menjadi satu CD / DVD yang siap pakai).
  • Pembuatan distro Linux yang dioptimasi untuk komputer murah (low-cost PC).
  • Upaya penguatan komunitas open source, melalui penerbitan buku tuntunan,

tulisan di media populer, maupun forum online guna meningkatkan mutu manusia Indonesia.

Luaran

Hasil dari penelitian ini adalah:

Tahun I

Pada tahun pertama, hasil-hasil utama yang telah diwujudkan adalah:

  • DForge, suatu program penata reposiri paket dan perakit distro yang mampu membuat distro multi-variant secara otomatis. Istimewanya, DForge bisa dipakai dari konsole teks, maupun diakses melalui antarmuka web sehingga khalayak umum dapat meracik distro sesuai keperluannya sendiri. Atas keunikan ini, DForge mendapat penghargaan Ristek Telkom Award 2007.
  • Distro Linux Dewantara, distro khusus pendidikan yang ringan dan cepat. Tersedia tiga varian yakni EDU (untuk desktop), LAN (untuk server lokal) dan NET (untuk server Internet). Distro ini kini tengah diujicoba di fasilitas komputer Teknik Fisika ITB (dua laboratorium, sekitar 60 komputer) untuk berbagai kegiatan kuliah mahasiswa.
  • Kerjasama internasional dengan Vector Linux. Distro Vector Linux terkenal ringan, cepat dan tidak rewel dipasang pada low-end PC, dan cukup populer di distrowatch (rangking #18 tahun 2004, rangking #12 tahun 2005, rangking #14 tahun 2006).

Tahun II

Pada tahun kedua, luaran utama yang dihasilkan adalah:

  • Peningkatan dan pengelaran perakit distro DForge.
  • Pembuatan distro Surili dan Cylix.
  • Pembentukan komunitas open source yang lebih kuat, dengan pendirian IGOS Center Bandung. Melalui IGOS Center Bandung

telah dilakukan kerjasama dengan SMK Negeri I Cimahi membuat percontohan lab open source. Lebih jauh lagi, kerjasama dengan Pemkot Cimahi dan PT Ikonus memproduksi laptop berbasis open source.


Kontributor: Mursito